Kamis, 27 Februari 2014

Kamu Cinta Tanah Air, Buktinya Apa !


Hmmm…sungguh ironi sekali. Di era globalisasi sekarang ini sudah begitu banyak budaya atau gaya hidup dari barat ( western style)  yang masuk dengan mudah ke Negara kita. Memang sih ada sisi positif maupun negatifnya yang kita peroleh. Tapi, coba lihat deh anak-anak remaja sekarang ? apa coba yang ada di benak pikiran mereka ketika mendapat sesuatu ‘yang baru’ mereka kenal,lihat,dengar, de el el???

*PENASARAN*


Ya, kata itulah yang selalu ada dibenak pikiran remaja masa kini ketika mereka menemukan hal-hal yang baru di kehidupan mereka. Hmm..jika penasaran terhadap hal-hal yang bisa memajukan bangsa ini sih tak jadi masalah, lah ini…yang mereka penasari  itu malah hal-hal yang tidak baik, seperti penggunaan obat-obatan terlarang,gaya hidup boros (konsumerisasi) bahkan sampai ke ranah seks bebas. Sungguh tragis bukan ?Lalu  mereka mengadaptasinya sebagai gaya hidup  baru mereka. Hmm..sudah jelas-jelas ini harus dikupas tuntas. Kan bahaya, jika remaja kita dibiarkan begitu saja. Mereka adalah generasi pelurus bangsa. Kalau remajanya aja sudah kacau begini, lantas nasib bangsa Indonesia mau bagaimana? apa ini toh kamu cinta Indonesia ?

 Juga, coba deh kita perhatikan, anak remaja masa kini lebih suka mengenakan produk-produk yang terbilang gahoool dan trendy dimata mereka. Sangat jarang dari mereka yang suka atau bangga mengenakan produk-produk yang notabene asli dari Indonesia. Lihat aja banyak orang yang rela shopping keliling luar negeri padahal sudah jelas-jelas produk dari Indonesia pun sudah berkualitas. Aduuh, katanya produk Indonesia itu ketinggalan zaman,kuno. dan kurang upto date. Halooooooooo….masih yakin kamu cinta Indonesia?

Yang lebih mirisnya lagi, berani mengaku cinta Indonesia tapi lagu kebangsaan dan Pancasila pun tak tahu. Haduh…yakin niich cinta Indonesia?
Kasus diatas hanyalah segelintir dari beberapa kasus-kasus yang menimpa remaja di Indonesia.
Memang sih, saya pun terkadang ada sedikit rasa terpincut terhadap suatu hal yang mengurangi rasa cinta saya terhadap Indonesia.
Tetapi, mari kita sama-sama tingkatkan rasa kecintaan kita terhadap tanah air tercinta, tumpah darah  dan bumi pertiwi kita.

Lalu……..APA BUKTINYA KITA CINTA INDONESIA ???

Kalau menurut saya sih, kita ini sebagai warga Negara Indonesia mesti wajib harus dan kudu cinta banget sama Indonesia. Pikirkannya begini, kita  lahir di Indonesia, masa iya kita jadi cinta Amerika? Kalau sampai kejadian, berarti anda korban salah gaul *eh. Maksudnya kalau emang anda tak cinta Negara sendiri, saya sarankan deh anda pindah aja, jangan tinggal di Indonesia, hehe..

 Mencintai Negara sendiri adalah sudah merupakan kewajiban dan keharusan yang tertanam di hati, akal, otak, pikiran, jiwa dan raga kita. Bentuk atau bukti kecintaan kita terhadap tanah air pun bermacam-macam. Ada yang menyesuaikan dengan profesi masing-masing, misalnya :

1.       Pelajar
Seorang pelajar bukti cinta terhadap tanah airnya bisa dibuktikan dengan semangat belajar mereka dalam mencari ilmu dan meraih masa depan.loh koq gitu sih? Ya iyalah…kalau mereka disuruh angkat senjata kan bukan porsinya pemirsa, hehe kasihan juga karena itu adalah hal yang ekstrem . jadi dengan semangat belajar kan nantinya Indonesia banyak tuh generasi-generasi yang pintar, cerdas, dan bermartabat. Tentunya ini bagus, jadi kita ini disegani oleh Negara luar dan bisa menaklukan dunia. Keren kan ?

2.       Mahasiswa
Nah, seorang mahasiswa ini biasanya lebih peka dan buka mata bukti cinta terhadap tanah airnya. Lihat aja di televisi, banyak kan mahasiswa kita yang suka demonstarsi, pawai, konvoi  dan berorasi. Tentunya hal-hal tersebut dilakukannya dengan cara yang bijak dong , tak ada kata kericuhan atau kerusuhan. Mengapa ini termasuk kategori bukti cinta terhadap Indonesia. Ya, jelaslah…mereka melakukan hal demikian bukan semata-mata tanpa tujuan, mereka melakukannya dengan maksud tertentu, dalam artian, terkadang mereka memperjuangkan nasib rakyat kecil yang haknya dirampas oleh pejabat-pejabat berdasi yang nakal, dan juga itu merupakan bukti partisipasi mereka mengenai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang dirasa berat sebelah. Mereka melakukan hal ini tentunya karena mereka cinta terhadap Indonesia, mereka peduli, mereka perhatian dan mereka ingin bahwa bangsa ini aman, nyaman, tentram dan rakyatnya sejahtera.

3.       Guru atau Dossen
Kalau guru dan dosen ini bukti cintanya terhadap Indonesia bisa dilihat dari cara mereka dalam mendidik dan membina anak-anak didiknya. Seorang anak didik pasti akan meniru dan mencontoh apa yang guru atau dosennya ajarkan. Jadi, seorang guru atau dosen harus memberikan contoh, menjadi  figure ‘teladan’ kepada anak-anak didiknya melalui sikap dan kepribadiannya, juga harus semangat mengajar dalam rangka  mencetak anak didik yang berkualitas, bermatabat, berakhlak, dan berbudi pekerti luhur.

Nah, mungkin hanya tiga profesi diatas yang bisa saya jelaskan mengenai bukti cinta terhadap indonesia dalam kesempatan kali ini. Karena, jika saya paparkan semua profesi nanti kebanyakan, hehe…saya juga ngetiknya lumayan pegel kan *eh *modus*. Tapi bener juga kan? Saya memilih 3 profesi diatas, karena profesi tersebut adalah yang dominan di kehidupan saya. Jadi saya ngambilnya di dunia pendidikan saja.
Untuk bidang lain tentunya punya ciri tersendiri mengenai bukti cinta terhadap Indonesia. Yang paling ekstrem sih ya para TNI, mereka harus berjuang mati-matian demi mempertahankan NKRI.
Intinya, siapapun kita ini, apapun profesi kita. Senantiasa harus mencerminkan dan menumbuhkan rasa cinta kita terhadap tanah air. Kalau bukan kita, siapa lagi to??? Yuk, selalu bangga menjadi warga INDONESIA.  *TAMAT*

#pengalaman saya mengenai bukti cinta terhadap tanah air#

Hehehe…maaf nih, saya numpang curcol dimari yah, hehe..
Pengalaman ini saya alami ketika saya duduk di bangku kelas VIII SMPN 1 Cikakak. Waktu itu, hampir semua siswa di kelas saya mengikuti ekstakurikuler Paskibra. Nah kebetulan minggu ini ada acara pelantikan LA (Lencana Anggota). Wiiiihhhh….ini yang ditunggu-tunggu, hehe
Kami diharuskan kumpul jam 4 sore setelah ashar di sekolah dengan membawa berbagai  macam perlengkapan dan peralatan yang mesti dan wajib dibawa atas instruksi kakak senior. Setelah semuanya berkumpul di sekolah, kami dibagi menjadi beberapa kelompok, busyettt dahh. Singkat cerita, malam harinya kami mengadakn briefing malam di lapangan mengelilingi kobaran api unggun yang menggebu-gebu. Tepat pukul 22.00 WIB, kami diwajibkan harus tidur. Semua junior mengikuti instruksi tersebut. Nah, pas pukul 00.00 WIB, kami semua dibangunkan, hadeuuhh bijimane ceritanye ini, hehe..
Semua junior diwajibkan berkumpul di ruangan aula sesuai dengan kelompok yang sudah dibagikan. Nah setelah pengarahan terlebih dahulu, akhirnya kami disuruh berdoa untuk memulai acara pelantikan, *haloooo…..malem-malem keliaran, hehe *eh
Waktu itu, saya adalah kelompok pertama yang berangkat, eh busyetttt dah…kebayang gak sih, saya sekelompok dengan orang yang penakut, hihihi ditengah perjalanan malam-malam melewati hutan belantara, saya yang menjadi tumpuan teman saya. Semuanya pada megang tangan saya, hadeuuuhh..oh iya lupa, kelompok saya terdiri dari 4 orang, 2 laki-laki dan 2 perempuan.
Setelah melewati hutan yang terkenal angker itu, di tengah-tengah jalan pas mau sampe pos pertama, ada suara *korosakkkk* dan itu sontak mengagetkan kami sampai-sampai kami jatuh ke lubang wkwkwk. Heu..akhirnya tibalah kami di pos pertama. Pertanyaan dan hukuman sudah siap menunggu kami. Lucu..seru…bikin ketawa….bikin nangis, hehe..
Pos pertama terlewati tibalah di pos kedua (POS CINTA TANAH AIR), nah tahu ga? Disana kakak-kakak seniornya galak banget hadeuuh…
2 pertanyaan yang bikin saya ketawa ngakak dalam hati adalah :
·         Apakah kamu cinta tanah air?
·         Apa buktinya kalau kamu cinta tanah air?
Menjawab pertanyaan pertama, kelompok saya kompak menjawab “SIAP, kami cinta tanah air”. Nah, pas pertanyaan kedua, sejenak kelompok saya terpelongo. Akhirnya kakak senior itu pun marah.”katanya kalian cinta tanah air, tapi mana buktinya?” lalu  kami dihukum disuruh tengkurap sambil nyium tanah..hahaha…awalnya kami tidak menggubris hukuman itu, lalu kakak senior itu tambah marah. Dengan memberanikan diri, akhirnya saya pun membantah instruksi kakak senior itu.
“maaf kak, apa bukti cinta kita terhadap tanah air. Kita harus nyium tanah gitu? Enggak kan. Bukan begitu caranya lah kakak. Cinta tanah air adalah rasa cinta kita terhadap Negara kita. Kita harus berfikir disini, posisi kiita sebagai pelajar yah buktinya harus semangat belajar, memperingati hari-hari penting bagi Negara kita, seperti kemerdekaan, pahlawan dan hari lain yang mempunyai sejarah bangsa kita, juga kita harus menghargai jasa pahlawan-pahlawan kita dan berusaha untuk meneruskan cita-cita mereka untuk tetap menjadikan bangsa ini bebas dari segala macam bentuk penjajahan.
Mendapati jawaban saya seperti itu, kakak senior itu langsung bilang.
“nah, gitu dong. Coba kalian jawab dari tadi begitu.”
Dalam hati saya berkata :”yaahh..orang tadi saya sempet jantungan dengan suara kakak, hehe bagaimana bisa ngejawab begitu, orang nervous, hohoh..
Alhamdulillah, akhirnya kelompok saya selamat dari hukuman mencium tanah :D
Begitulah sekelumit catatan saya mengenai cinta terhadap tanah air atau cinta terhadap Indonesia. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua. Saya haturkan mohon maaf jika dalam penyampaiannya ada hal-hal yang kurang berkenan. Kritik dan saran pun saya tampung demi membangun catatan yang lebih baik di masa mendatang.
Terima kasih atas perhatiannya…
AKU CINTA INDONESIAKU”
Kamu???

2 komentar:

  1. Aku juga cinta tanah airku.
    Watch my video.

    http://youtu.be/TEGVRuWbgz0

    Thanks.

    BalasHapus
  2. Aku juga cinta tanah airku.
    Watch my video.

    http://youtu.be/TEGVRuWbgz0

    Thanks.

    BalasHapus