Kamis, 27 Februari 2014

Yuk, Ikut Sosialisasi PKMKT bersama EneRC

Semarang--- Badan Semi Otonom Keilmiahan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang "EneRC" akan menyelenggarakan sosialisasi tentang Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKMKT), yakni PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) dan Artikel Ilmiah (PKM-AI) pada tanggal 1 Maret 2014 pukul 07.40-selesai.

Hati-hati SMS Penipuan Berkedok Undangan Seminar dari Dikti




Semarang---  kepada seluruh mahasiswa Bidik Misi Universitas Negeri Semarang (Unnes) dimohon untuk berhati-hati dengan SMS penipuan berkedok undangan seminar dari Dikti. Upaya penipuan ini juga dilakukan penipu via telpon dengan berpura-pura sebagai pihak Birokrat Unnes.

Penipu mengkelabui korbannya dengan berbagai iming-iming yang menggiurkan. Korban dimintai nomor rekening dan harus mentransfer sejumlah uang kepada si Penipu tersebut.
Untuk mahasiswa yang mengalami hal tersebut, mohon untuk tidak langsung percaya. Silakan konfirmasi kebenarannya ke bagian Kemahasiswaan atau bisa cek di web resmi bidikmisi.unnes.ac.id. (Ramlan Setiawan)

Berjuang Demi Perubahan Keluarga



Kamis, 27/02/2014 – 17.10

Jakarta, Kemdikbud --- Abdul Qadir Jailani, Mahasiswa Universitas Hasannudin, Sulawesi Selatan, kelahiran Serang, 17 Agustus 1991. Ia pada awalnya tidak mengetahui apa itu bidikmisi, dan mengetahui bidikmisi dari teman-teman sekolahnya yang banyak membicarakan beasiswa tersebut, bahwa bidikmisi diperuntukan bagi para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berprestasi.

Mahasiswa yang dulunya ketika duduk dibangku SMA sangat aktif diberbagai organisasi sekolah, seperti OSIS, pramuka, klub bahasa inggris, pentas seni ini mengambil jurusan Sastra Inggris. Ia dulu pun juga selalu mendapatkan juara 2 dan 3 kelas, dan mendapatkan peringkat ke 4 nilai terbaik ujian nasional di Kabupaten Bulu Kumba, Sulawesi Selatan. 

"Saya ditawari untuk mengikuti beasiswa bidikmisi oleh sekolah karena prestasi yang saya miliki," ungkap Jailani seperti dinukil di kemdiknas.go.id saat ditemui dalam acara silaturahmi nasional bidikmisi, di hotel bidakara Jakarta, Kamis (27/02/2014).

Presiden : Perluas Jangkauan Bidikmisi



Kamis, 27/02/2014 – 17.06

Jakarta, Kemdikbud --- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Silaturahim Nasional Bidikmisi yang dihadiri sekitar 1.000 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi. Dalam sambutannya, Presiden SBY memberikan instruksi untuk terus meningkatkan dan memperluas jangkauan Bidikmisi.

"Saya instruksikan, sejalan dengan peningkatan anggaran pendidikan, tolong jangkauannya diperluas untuk program Bidikmisi ini," ujar presiden seperti dinukil di kemdiknas.go.id saat memberi sambutan di hadapan Mendikbud Mohammad Nuh dan para mahasiswa Bidikmisi di Jakarta, (27/2/2014).

Mendikbud: Penerima Bidikmisi adalah Mutiara Terpendam yang Harus Diangkat



Kamis, 27/02/2014 – 17.00 

Jakarta, Kemdikbud -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammmad Nuh menuturkan, mahasiswa penerima Bidikmisi bagaikan mutiara terpendam. Betapa berharganya mutiara tersebut, sudah selayaknya mereka diangkat, agar kelak dapat memutus mata rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarga mereka. "Kalau memandang mereka, pandanglah dengan mata hati. Kita bisa melihat betapa besar kemulyaan mereka. Mereka adalah mutiara terpendam yang harus diangkat," ujar Mendikbud seperti dinukil di laman Kemdiknas.go.id saat menyampaikan laporan dalam kegiatan "Silaturahim Nasional Bidikmisi 2014", di Jakarta, Kamis (27/2).

Dini Nurlelasari, Mahasiswa Bidikmisi yang Lulus Kuliah Pertama di Unpad



Kamis, 27/02/2014 – 16.53 

Jakarta --- Setelah menempuh studi selama 2 tahun 11 bulan, Dini Nurlelasari akhirnya berhasil meraih gelar sarjana dan diwisuda pada Agustus 2013 lalu. Lulusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad ini merupakan penerima Bidikmisi pertama yang lulus dari Universitas Padjadjaran (Unpad).
“Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena telah memberikan saya kesempatan untuk mendapatkan Bidikmisi. Namun tidak berhenti sampai di sini, tanggung jawab yang lebih besar ada di depan mata. Saya harus bisa bermanfaat untuk orang banyak,” tutur Dini saat ditemui di acara Silaturahim Nasional Bidikmisi, Jakarta, (26/2/2014).

Aktivitasku di Kuliahan, Nih!



Selamat pagi sob,
Lama nih rasanya aku ga posting di blog mari, hehe
Maklumin  saja yo soalnya di kampoeng tuh koneksi internetnya agak susah, jadi ya aku malas buat ngepost di blog *modus* :D
Well, pada kesempatan ini, aku ingin sedikit berbagi nih mengenai perjalananku di semester  pertama kuliah di Universitas Negeri Semarang atau biasa disingkat Unnes. Tapi, aku ga bakalan nyeritain sampai rincinya ya, aku hanya ingin berbagi mengenai kegiatan atau aktivitas yang sering kulakukan di kampus jikalau ada waktu luang alias ga ada jadwal kelas untuk sekadar bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan harapannya sih produktif :D

Cerita Singkat semasa SMP, wah!


 
Assalamu’alaikum,wr,wb,
Selamat pagi wahai pejuang impian? Sudahkah kau terbangun dari tidurmu dan siap untuk action memperjuangkan impian-impianmu?

Tulisan ini kubuat untuk mengisi waktu luang liburan kuliahku yang sangat terbilang panjang. Kali ini aku akan sedikit bercerita mengenai perjalanan pendidikanku semasa di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selalu Ada Hikmah dibalik Kegagalan!

            Kegagalan memang terasa sangat sakit jika kita selalu mengingatnya. Apalagi ketika kita melihat teman kita berhasil lebih dahulu dibanding kita. Rasanya seperti orang yang paling bodoh menjadi orang yang gagal itu. Namun, kita tidak diperbolehkan untuk menyempitkan pikiran kita dengan berasumsi seperti itu. Mengapa? Karena sejatinya setiap orang sudah ditakdirkan sebagai seorang pemenang sejak mereka terlahir ke dunia ini. Kalau belajar biologi pasti paham.

Pengen tahu Bidikmisi, Cek Ini ya!

Assalamu’alaikum,wr,wb,
Selamat pagi adik-adik, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi nih mengenai beasiswa Bidik Misi. Sebelumnya pasti sudah pada tahu kan apa itu bidik misi?

Jika belum tahu, baik saya kan menjelaskan sedikit. Bidik Misi adalah sebuah program bantuan biaya pendidikan yang dibuat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebdayaan sejak tahun 2010. Program ini bertujuan untuk membantu  siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu (miskin), namun memiliki potensi akademik yang baik untuk dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  Biar ga basa-basi, berikut adalah Persyaratan Bidik Misi 2014 :

Say No to Cigarette, Yuk !

Seketika, saya pun tertawa miris saat melihat pemandangan yang cukup ironis di sepanjang perjalanan dari kota Palabuhanratu hingga kota Semarang. Kalian tahu itu apa? PAPAN REKLAME IKLAN ROKOK!
Ya, saya sangat heran sekali dengan permasalahan klasik yang satu ini. Dari dulu hingga kini, masih belum ada solusi jitu untuk menghanguskan rokok. Berbagai alasan muncul, ada yang bilang ini devisa terbesar Negara, ada yang bilang banyak orang yang menggantungkan mata pencahariannya ke rokok, dan lain sebagainya. Lalu, mau sampai kapan negeri ini bebas dari rokok???

Kamu Cinta Tanah Air, Buktinya Apa !


Hmmm…sungguh ironi sekali. Di era globalisasi sekarang ini sudah begitu banyak budaya atau gaya hidup dari barat ( western style)  yang masuk dengan mudah ke Negara kita. Memang sih ada sisi positif maupun negatifnya yang kita peroleh. Tapi, coba lihat deh anak-anak remaja sekarang ? apa coba yang ada di benak pikiran mereka ketika mendapat sesuatu ‘yang baru’ mereka kenal,lihat,dengar, de el el???

*PENASARAN*

Serunya Ikutan PPA FBS 2013, Yuhuu !

Sedikit ingin cerita nih pas PPA FBS Unnes 6 bulan silam :D
Gilaa…rasanya diospek itu ternyata luarbiasa melelahkan guys :D
Setiap hari pulangnya malam terus karena harus mencari barang-barang penugasan dan kumpul bareng kelompok di kampus untuk lebih mengenal satu sama lainnya.

Rabu, 26 Februari 2014

Ini semua patut untuk disyukuri ^_^



Ga berasa banget  ternyata kuliah itu, rasanya baru kemarin diospek  eh ternyata sudah 6 bulan berlalu. Kemarin malam, nilai hasil belajar selama 6 bulan itu diumumkan di akun SIKADU. Dulu, aku sempat nulis di buku catatan kecilku, IP semester perdana ini harus diatas 3,5. Setelah masa perkuliahan berlalu, aku kadang berfikir lagi, mampukah aku?
Dengan beban 22 SKS dari 7 mata kuliah yang kuambil, aku kadang dihinggapi rasa keraguan untuk menggapai harapanku itu. ah, entahlah..ternyata aku masih labil :3
Inilah testimoniku dengan 7 mata kuliah di semester 1 :

“Jika Aku Menjadi Presiden RI” Aku Harap Tidak Kalap Diri,



Semua orang di negeri ini berebut kursi untuk menjadi orang nomor satu.  Tak peduli dengan cara apapun yang dilakukannya. Semua partai yang mengusung calon pasangan untuk menjadi orang nomor satu di negeri  ini sibuk jualan pamor disana-sini. Pamflet-pamflet dengan wajah gagah berwibawa dipamerkan di sepanjang jalan raya. Menggantung menancap di setiap pohon-pohon besar jalanan. Bahkan, ada yang dengan bangganya memamerkan pamflet jualan wajah ukuran besar yang ditopang oleh bambu.

MEMBONGKAR 10 ALASAN MENGAPA MEMILIH UNNES ( UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) :)



Assalamu’alaikum,wr,wb,
Selamat malam guys, kali ini saya akan ngepost 10 alasan Mengapa Memilih Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai tempat adik-adik untuk kuliah. Sebenarnya banyak sekali alasan untuk memilih Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai tempat kuliah. Namun kali ini saya akan beberkan  10 alasan yang cetar membahana yang lebih dari cukup untuk menjatuhkan pilihan adik-adik  pada Universitas yang memiliki program studi kependidikan dan non-kependidikan (Ilmu Murni) ini. Oh iya, sekadar infromasi nih Universitas Negeri Semarang ini (Unnes) ini dulunya bernama IKIP Semarang. Hal lain yang tak kalah penting untuk diketahui, Unnes ini memploklamirkan dirinya sebagai Universitas Konservasi Bertaraf Internasional loh. Maka jangan heran, jika saudara berkunjung ke kampus kami, setiap pihak birokrat atau siapa pun yang akan memberikan sebuah sambutan pasti diawali dengan #SalamKonservasi. Jangan cengoo ya :D

NASIBKU DIUJUNG TANDUK, SELAMATKANLAH AKU !!!



Indonesia, negara yang dikenal sebagai negara agraris sepertinya hanya tinggal semboyan belaka. Di era modern seperti sekarang ini faktanya Indonesia masih belum mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan negerinya sendiri. Indonesia masih saja mengandalkan impor bahan mentah ataupun bahan jadi dari Negara lain. Masih pantaskah titel sebagai negara agraris melekat untuk Indonesia? Sungguh ironis memang, negeri yang subur makmur akan limpahan sumber daya alamnya ini harus berteriak meminta bantuan pihak luar dalam memenuhi kebutuhan hidup warga negaranya. Padahal ketika tahun 1985, Indonesia mampu berswasembada pangan.
Masihkah kita ingat dengan lagu ini “ orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.” Ya, lagu ini merupakan gambaran kepada kita bahwasanya Indonesia adalah negara yang begitu kaya akan sumber daya alamnya dan sangat subur akan tanahnya. Sehingga dari sinilah Indonesia pantas mendapatkan titel sebagai negara agraris.

Ngaku Keren? Pasti Ikut Mentoring”



Di zaman seperti sekarang ini. Degradasi moral semakin menjadi-jadi. Perkembangan zaman yang sering kita namakan era globalisasi  sangat berpengaruh besar dalam memporak-porandakan benteng keimanan dan akidah umat manusia di bumi ini jika kita tidak dapat membendungnya.  Remaja, ya kalangan remajalah yang banyak menjadi boneka kelinci dan robot korban kebobrokan zaman sekarang.

Ngebet IP sampai begini !



Hallo guys, awan balik lagi nih :D
Kali ini awan akan berbagi sedikit cerita mengenai pengalaman awan ketika yudisium kemarin haha :D
Oh iya, sebelumnya Yudisium sudah pada tahu dong ya ? itu loh yang bisa dipakai buat bumbu masakan yang rasanya asin itu *wkwkwk *ngaco :3 #Abaikan.
Well, di kampus saya yudisium dijadwalkan tanggal 24 januari 2014. Nah tahu ga? *enggaaaaaaaaa :v

Perlunya Revitalisasi Jiwa-jiwa Kepahlawanan Di Era Modern



10 November  1945 silam adalah bukti betapa kuatnya persatuaan bangsa  saat itu dalam memukul mundur si penjajah di bumi pertiwi sebagai bentuk perwujudan mempertahankan kesatuan NKRI dan kemerdekaan yang sudah kita proklamirkan tanggal 17 Agustus 1945. Kita semua mengetahui gigihnya mereka dalam mengusir penjajah. Padahal, pasukan penjajah itu dalam jumlah banyak dan senjata yang mereka gunakan sangatlah canggih, tidak sebanding dengan apa yang para pahlawan kita pergunakan. Tapi, fakta di lapangan tidak sedikit pun merontokkan semangat juang para pahlawan kita. Justru mereka, si penjajahlah yang kewalahan dan morat-marit dalam melawan serangan dari para pahlawan kita. Sehingga kemenangan pun tetap berada di tangan kita.

Penyemangat diri !


 
Meski hambatan datang silih berganti
Tapi  arus semangatku takkan pernah terhenti
Meski kegagalan induksi cita-cita terus datang menghantui
Tapi arus motivasiku takkan pernah mati

Biarkanlah gelombang asaku merambat ke setiap sudut-sudut jiwaku
Agar intensitas penyemangat diri
Tidak akan pernah mati
Yang mengahsilkan magnet konsistensi
Untuk mencapai tujuan suci

Peluang Keberhasilan itu tetap kan datang !



Ketika virus kemalasan datang menghampiri
Aku mencoba memfagositasi
Ketika virus keputus’asaan hinggap dalam diri
Aku mencoba mendelesi

Hambatan kehidupan kan datang silih berganti
Seperti virus menginfeksi
Yang takkan pernah berhenti
Hingga mereka bisa mereplikasi

Hidup memang rumit
Serumit-runitnya rumus trigonometri dan limit
Tapi, semangantku takkan pernah mati
Karena aku punya energy totipotensi

Limitnya kesempatan tidak akan membuatku patah arang
Karena nucleolus motivasiku akan tetap kuat terpasang
Meski pancaran kegagalan kan terus terbayang
Tapi kuyakin, peluang keberhasilan itu tetap kan datang…

Pulang Kampung #Edisi kedua



Awalnya sih ada niat ga pulang kampung lagi setelah Yudisium, karena memang jaraknya jauh, baru balik ke Semarang sekitar 2 minggu lebih, masih ada agenda kegiatan di kampus, dan ehem ehem *cukup tahu aja :v
Tetapi, setelah Yudisium, acara Monitoring dan Evaluasi bagi mahasiswa penerima beasiswa yang tadinya direncanakan sekitar tanggal 28 Januari’an diundur menjadi tanggal 28 Februari :3
Walhasil, penghuni kosan di kawasan saya bingbrat pada pulang kampung semua :v

“tanpa judul”



Secuil harapan yang masih tersisa
Menguar segenap asa yang merana
Mencoba tuk menerka dan lebih peka
Setiap kata dan makna yang menjelma
Entah..
Sampai kapan aku terpana
Rayuan manis monalissa yang kian mempesona
Aku buta dan aku terbutakan olehnya
Gelisah..
Merana tak terpelihara….

final exam task of Introduction to Literary studies



This paper is about my analysis of film which I have watched on the first semester. The film which I’ll analyze here is “The Terminal’’. On the first part, I will analyze about the plot diagrams of  this film. According to a film, I can assume that the plot diagrams of this film are Introduction at first about the main character “Viktor Navorski” who was in the International Airport of John F. Kennedy (Introduction). He was at there because he wanted to go to New York for getting the signature of the most Legend Jazz “Benny Golson” as the message of his father. But, unfortunately, his passport is useless and he is denied entry into United States, and the same time he also can’t return to his native country due to a revolution, and he also able to speak little English  (Raising Action).

YKS “Yang Korupsi Sita” : Kunci Pemberantasan Korupsi Di Indonesia



            Praktek korupsi di negeri ini sepertinya sudah menjadi suatu budaya yang tidak bisa dihentikan. Sedari dulu hingga sekarang, praktek haram ini rasanya semakin gencar terjadi dan menjamur. Tak ada sama sekali rasa jeranya dan takut akan hukuman. Disinyalir, ini dikarenakan hukuman yang terlalu ringan yang dijatuhkan kepada si pencuri uang rakyat itu.  Kita lihat saja faktanya di lapangan. Seorang pencuri uang rakyat yang nominalnya ber-triliyun-an rupiah itu kebanyakan hanya mendapatkan sanksi hukuman yang ringan. Biasanya, mereka disuruh untuk membayar denda yang nominalnya tidak sebanding dengan apa yang sudah mereka curi.

Superwash Laundry Bisnis Franchise Waralaba Murah di Indonesia



Di zaman seperti sekarang ini, semua orang tentunya ingin sekali mempunyai sebuah usaha atau bisnis dengan modal kecil tapi sangat menguntungkan. Salah satu bisnis yang sangat menjanjikan yang paling trend saat ini adalah membuka sebuah usaha franchise waralaba di bidang cuci-mencuci alias laundry. Fasilitas yang digunakan untuk mengembangkan bisnis yang satu ini belum terlalu banyak bagi pemula, hanya mengandalkan mesin cuci, gantungan pakaian, rak/lemari, persediaan air bersih yang memadai, dan fasilitas mencuci yang lainnya yang sebagian besar sudah ada di rumah. Dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada,