Semarang, Unnes.ac.id-------Benarkah
Universitas Negeri Semarang (Unnes) tak mau menerima pendaftar yang menjatuhkan
pilihan pada universitas ini sebagai perguruan tinggi pilihan kedua? Bukankah
dalam “borang” pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) tersedia kesempatan untuk memilih dua PTN?
Pertanyaan seperti itu kerap
kali hadir, baik melalui telepon, e-mail, maupun berbagai sosialisasi. Apa
jawaban Unnes? “Unnes bukannya tidak mau menerima pendaftar pilihan kedua.
Namun sejak adanya SNMPTN, Unnes belum pernah punya pengalaman menerima
pendaftar yang menempatkan Unnes sebagai pilihan kedua, apalagi pilihan
ketiga,” terang Kepala Pusat Humas Unnes Sucipto Hadi Purnomo yang berbicara di
hadapan 200-an siswa SMAN 1 Limbangan, Kabupaten Kendal, Jumat (14/3).
Dia mengungkapkan, selama ini
pendaftar pada pilihan pertama sudah melebihi kuota yang ditetapkan sebelumnya.
“Tidak hanya memenuhi dari segi jumlah, tetapi dari segi potensi akademik
pendaftar,” katanya.
Karena itu, dia menyarankan para
pendaftar dalam menentukan pilihan PTN dan program studi dalam seleksi
mahasiswa baru memperhitungkan berbagai hal. “Pahami kemampuan dan potensi
diri, persandingkan dengan peluang yang itu bisa dilihat dari keketatan seleksi
tiap-tiap program studi pada tahun sebelumnya,” katanya seraya menyebutkan,
informasi tentang keketatan tahun sebelumnya dan kuota tahun ini dapat diakses
di laman http://penerimaan.unnes.ac.id.
Saat berita ini diturunkan atau
hari ke-27 masa pendaftaran SNMPTN, tercatat 19.008 orang yang mendaftarkan
diri ke Unnes. Dari jumlah sebanyak itu, 3.389 di antaranya merupakan pendaftar
beasiswa Bidikmisi. Pendaftar program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
(PGSD) kampus Semarang tercatat 2.799 orang dan PGSD kampus Tegal 490 orang,
masing-masing dengan kuota 176 dan 88. Sebaliknya, program studi kelompok seni
dan olah raga masih saja sepi pndaftar, dengan kisaran 3 – 49 pendaftar.
Pendaftaran SNMPTN akan
berlangsung hingga 31 Maret mendatang, sedangkan khusus untuk pendaftar Bidikmisi
tinggal sembilan hari lagi (hingga 24 Maret 2014).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar